Kau, menghilang saja!



Apa yang paling dihindarkan, daripada kesalahan?. Sebuah kesalahan juga kau bertemu dengan dia! Bukan sebuah keinginan pula kau pernah menjadi bagian dari dirinya. Selalu dia ingatkan, kebetulan. Kebetulan yang dia percayakan bukan sebuah kebetulan belaka. Nyatanya, belaka yang  terjadi. Kau hanya tahu dia dari sisi yang baik.  Sempat kau puji mungkin kau perhatikan pelajaran baik darinya. Tidak butuh waktu lama kau untuk mendekatinya─Seperti detektif yang kurang kerjaan itu yang kau kerjakan. Tapi apa yang terjadi saat kau sukses menjadi detektif. Kau menghindari sejauh mungkin. Menghilang seperti ditelan bumi saja─Tapi itu juga yang dia harapkan. Pergilah dari seluruh cerita yang ada. Menghilanglah dari putaran waktu yang kemarin. Butakan semua arti dari kehadiran kau yang dia artikan─Ataukah sekalian saja kau diamnesiakan. Karena kebaikan untuk kau tak lagi ada di antara tataran hidupnya.

Kepada kau dia sampaikan ini, selamat berada dipadang kesempurnaan yang kau harapkan.
 “ Let to Live be Alive, perfect on process on the way of life not you look it in front of you”


Tags:

Share:

0 komentar