Miss Julie Notes

"I am not The mistakes I have made"

AN INTROVERT

AN INTROVERT
source image : pinterest

Haiii...all of happiest person😂

Bulan Maret aku sibuk nya gak ketulungan,huhu. Hhmm...bukan sok sibuk ya, kesibukannya apa??ada deh. Actually, dengan satu bulan gak nulis postingan yang sebenarnya juga gak sepenting blogger top atau influencer lainnya ya, ya u know la my blog is my personal blogging.

Ada teman yang dm di akun instagram ku ya. Ya dengan hiatus hampir 2 tahun didunia sosmed dia nanyak,

" Jul, kok sekarang gak aktif lagi organisasi, komunitas atau komentar tentang politik? aktif apa sekarang?"

Jedegg...pas aku buka DM (Direct message). Gak aku langsung jawab penjelasan ya ( I know maybe he need my expalanation) aku balas di dm tersebut emot senyum aja. Nah, disini lah aku menjawabnya ya guys. Biar jelas dan kalo ada yg nanya lagi tolong baca ini aja ( berasa penting banget ya).

Back to the point...

Setiap apapun punya masa nya ya, ketika kita lahir kita bertumbuh mulai biasa tiarap,merangkak,jalan lari,tumbuh gigi dan berbicara dan jadi balita yang aktif dan pintar. Masuk ke masa mulai masuk sekolah, mulai bisa tulis, baca, hitung, bernyanyi, menari, jadi juara kelas, siswa teladan, berteman. Gak berhenti disitu, masuk ke masa puber, mulai menemukan dan menekuni hobi, belajar bersikap dewasa, sperti orang dewasa, bergaya-gayaan, belum berhenti juga waktu lah yang membawa ke masa sekolah menengah putih abu-abu, mengambil minat,bakat, pendidikan, menekuni hobi terus, mungkin bisnis juga, berpacaran mungkin. Belum berhenti juga masa sekolah tinggi ambil jurusan sesuai minat, menemukan diri yang sesungguh, personal branding, aktif organisasi, komunitas,idealis,kreatif dan masuk lagi masa kerja, masa nikah hingga.....masa tua bahkan mati. 

 "setiap masa itu ada waktu nya masing-masing."

Samahalnya dengan masa aku sekarang guys, kalian pun begitu ya. Iya aku pernah aktif di berbagai organisasi, komunitas bahkan memberi argumen idealis dan mengabdi diri sebagai seorang mahasiswa (masuk koran lo, sampai kepelosok-pelosok) semuanya bukan hal percuma atau sia-sia aku lakukan masa itu. Semua ada manfaatnya untuk aku sekarang. Yang namanya manfaat ga sehari dua hari setelah kita melakukan langsung berasa ya. Tapi,
"Apa yang kita tanam itu lah yang kita tuai".

Kemudian dalam proses itu berjalan kita bisa tau apakah itu tepat untuk kita atau gaknya.

 Nah, disini lah letaknya kenapa aku sekarang tidak aktif lagi diberbagai organisasi atau komunitas, karena sudah habis masanya hehe. Ya terutama berhubungan dengan bidang organisasi atau komunitas yang kemarin aku sangat aktif, I have find my passion and myself. Aku tidak melanjutkan bidang tersebut because, ternyata aku gak cocok ( bagus udah coba tau jadi cocok atau gaknya).

 Organisasi yang aku ikuti dulu sangat bonafit dan gak tanggung pula aku berhasil pada high position nya jadi tau bagaimana berada disana tentu banyak pengalamannya. Kemudian, komunitas yang mana saat itu aku merasa passion aku di bidang environment, kemudian masuk ke public relation nya. Tapi aku pun belum find my self disitu, kemudian mencoba social business ternyata aku gak juga disitu. Menulis?? Well, aku menulis kebanyakan curhat ya hehe. 

Nah, udah tau kan. Dari yang aku jalanin dulu, termasuk latar pendidikan teknik industri, gak juga. Aku tidak sama sekali melnjuti bidang-bidang yang geluti dulu, ya karena aku gak bisa, gak cocok, not my passion, not my soul, not my way, and my dream changed!!! Gak mungkin dong goal aku kemana jalan nya kemana, so I go out from it all, find new ways. What's wrong???

Oh iya gak eksis didunia yang terlihat maupun sosmed hhmmm I am not dissapear . Ya untuk yang lingkungan manakala aku gak aktif lagi ya tentu gak eksis dong. Bukan hal eksis ga eksis nya, aku sekarang berada dilingkungan baru dengan aktivitas baru juga. Hhmm, oh iya nanti juga aku berbagi pengalaman tentang apa yang aku lakukan sekarang-sekarang ini ( OMG, rawan ditanya 'kapan nikah'??)

okeh..curhatnya kelar hehe gak deh ini namanya #marimenulisblog ya genks. yuk ikutan meramaikan dunia per-blog-an dengan #marimenulisblog.




source image : pinterest


Kepada Dia yang memberi kehidupan...
Aku selalu bersyukur dengan cara-cara ku berharap Engkau memelukku dan memandang ku

kepada Dia yang membentangkan waktu...
Aku selalu berusaha mengisi waktu dengan daya ku
Berharap Engkau memberkahiku dan menyinariku

Kepada Dia yang memperlihatkan kesempatan...
Aku selalu berusaha mengikuti arah menuju jalan Mu
Berharapkan Engkau menuntunku dan menopangku

Karena semua itu akan berakhir pada kematian yang Engkau tentukan sedang aku tidak mengetahui sama sekali

Maka, Selalu ingatkan aku dengan kenikmatan Mu dan tegur aku dengan kelimpahan Mu, dan terima aku dengan Kasih Sayang Mu

Kepada Mu Ya Rabb, jiwa ini melabuhkan segala keadaan senang, suka, duka, sulit,sempit,resah

Tidak ada tempat selain kepada Mu


Alhamdullillah, sudah diberi hidup selama 25 tahun ini dan wa Syukurillah untuk kesempatan menjalani hari-hari selanjutnya diumur yang berkurang tentunya, karena titik penghabisan menjadi rahasia.

Usia 25 tahun (a quarter of life)
Kali ini aku tidak merayakan apapun selain tentang rasa syukur ku kepada Nya. Diumur yang semakin dewasa ya semoga diri ku benar-benar menjadi dewasa se-dewasa umur ku ya teman. Thanks untuk keluarga dan teman-teman yang sudah memberi ucapan dan doanya. Kita berserah semoga doa-doa terbaik untuk ku dijabah oleh yang Maha Mengabulkan. Aamiin Ya Rabb😊

My wishes dihari memasuki umur 25 tahun hidup  ini : you can read here " things to do in your before 30s ".

(source image : google)
"Sesungguhnya Allah telah menolong kamu di beberapa banyak tempat dan pada peperangan Hunain, tatkala kamu sombong dengan banyaknya kamu, tetapi tidak berfaedah bagi kamu sedikitpun, dan (jadi) sempit bagi kamu bumi yang luas itu, kemudian kamu berpaling sambil mundur." (Q.S. At-Taubah (9): 25)

Hmmm...banyak hal yang datang tidak seperti yang kita harapkan. Ya kadang wow dan juga yaaaaah huuhh!!! (narik nafas panjang,brooh)
"sometime that is Taik, sometime that is Emas".

Kata bersyukur dan let it (menerima) adalah sikap yang meleburkan kekecewaan dan kebahagian yang kita ekpresikan ketika the thing whom has came to us.
Nah, cerita nya ini aku lagi  down banget sist broo gegara angin surga yang selama ini atasan ku eluk-elukkan untuk kami, atas prestasi yang kami capai pertahunnya. Tepatnya kemarin ya, tentang apresiasi bukan perkara nominal semata apalagi janji belaka (yaelah kayak kampanye pilkada). Efek gedek nya gue jadi tensin cuy sore kemarin, emosi meledak (fyi, saking meledaknya gue makan sate kambing 2 porsi sikat bersih heheh alhasil malemnya kepanasan wkwk). Padahal pas mau pulangnya ditawarin duren cuy sama atasan, gak nafsu sama sekali.

Fakta bukan salah atasan gue sih tapi perusahaan ya, Alhamdulillah bisa mengais rejeki dan mengisi perut di perusahaan ini. Saya sangat bersyukur dan berterimakasih karena bisa jadi darah gue udah kebaca mengalir nama ni perusahaan. Great company kok, tapi awal tahun ini aja ada-ada saja. Bukan gue mau mengulas baik buruk perusahaan tapi hikmah yang gue dapet dan dapat gue ambil pelajarannya disaat kondisi gue yang hopefull banget kemudian seketika turn down too deep guys. Masih gue ngomel-ngomel ga jelas, pengen nangis, dan pengen ketawa juga karena sampai gak nafsu makan duren looh langsung pulang tanpa pamit.hehehe

"Jangan berharap kepada manusia karena mereka akan mengecewakanmu. Tetapi berharaplah hanya kepada Allah karena Dia akan memberikan yang terbaik untukmu."

“dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.” (Q.S. Alam Nasyrah (94): 8)
 Jadilah aku baca-baca blog orang tentang kekecewaan dan nemu ayat Quran yang menenangkan.

“Jikalau mereka sungguh-sungguh ridha dengan apa yang diberikan Allah dan RasulNya kepada mereka, dan berkata: 'Cukuplah Allah bagi kami, Allah akan memberikan sebagian dari karunia-Nya dan demikian (pula) Rasul-Nya, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berharap kepada Allah,’ (tentulah yang demikian itu lebih baik bagi mereka).” (Q.S. At-Taubah (9): 9)

Jadi teman, selalulah kadar berharap kita paling utama kepada Allah. Seperti kata Haruki Murakami aja gini "Whatever it is you're seeking won't come in the form you're expecting".

  oh ya, you must watch this video mungkin gak terallu nyambung si ya tapi I like it, NGENA:)


Selamat berbahagia dihari-hari mu, all😊.





Aku suka baca buku motivasi terlebih kebyaakan buku yang aku baca sepanjabg tahun adalah buku motivasi baik itu biografi hingga tips, baca blog, bertemu motivator secara langsung, ikut seminarnya sampai camp atau training tentang motivasi. Tapi bagaimana hidup yang aku jalani setelah itu?

Perkara semangat itu bukan hal mudah dari ribuan buku motivasi yang kita baca, seminar dari motivator yang kita ikuti aku akui semangat yang datang dari kita hany sampai pintu pulang setelah seminar, menutup buku setelah baca. Setelah itu, tetap saja kita zonk? Ya gak? Kebanyakan sih iya

Setiap kita punya cara berbeda untuk selalu bersemangat mendatangkan semangat. Pada akhirnya juga kita bilang, semangat itu harus dari diri sendiri. Apalagi bicara sukses, duh berasa jadi benar hehe

Gak usah terlalu ribet sih ya, bagaimana pun keadaan kita ambil cara sendiri mKsudnya kita tahu benar salah dan terus belajar menjadi pribadi baik. Mungkin ini yang kita bilang semangat dari sendiri.

Namun hari ini, aku dan teman ku lagi mengahadapi klien. Bujan klien lama, tapi baru pertama kali kenal dan gak butuh waktu lama bertemu karena masing mengambang belum goal ini klien teman ku sempat putus asa dengan pekerjaan yang dia jalani ini. Nah, disini lah sepanjang jalan ketempat klirn lain obrolan kamj menvgebu tentang keputusasaan, hilang semangat dan ingin menyerah saja. Tapi,bukan kami saling mengompor malah kami mengingat lagi semangat-semangat lama, tujuan kedepannya dan orang yang membutuhkan kami. Jadi, semangat itu tiba nyala kembali menggebu bahwa semangat kami " we can do it" harus bisa.

 Bearti pelajaran yang kita ambil disini adalah pentingnya menyalakan api semangat itu dari teman seperjuangan yang senasib, kadang-kadang kita tidak terhentak kalau orang yang tidak meraskaan hal yang sama dengan kita malah kita berkelit dwngan orang tersebut bisa ini pantes lah karena ada ini itu dan bla bla..
Jadi, ketika sesama teman seperjuangan jangan sekali mengompor yang membuat redup seolah menyiram air, tapi harus kita siram bensin sangat biar terus menggebu sehingga semangat itu menular kesekeliling kita. Jangan beri celah lengah. Keep spirit.






Apa nih tahun baru 2017 bagi kalian? Kalau tahun kemarin aku berada di #changdestiny tahun ini aku berada dalam  #grow..menurut bong chandra dalam sharing live via facebook beberapa hari yang lalu ( bisa cek di akun facebook nya bong chandra ya)

Grow atau bertumbuh definisinya terkait dengan 3 hal antaralain erat dengan keadaan berubah (changing), waktu, dan rasa sakit. Oleh karena itu untuk menaklukkan 3 hal tersebut untuk berada dalam grow 3 hal pula yang harus kita lakukan, sebagai berikut.

Decision Making

Buatlah keputusan untuk dirimu sendiri. Jangan takut untuk mengambil keputusan yang tidak populer. Namun, kebanyakan yang kita alami kita mengambil keputusan yang populer, yakni keputusan yang menyenangkan orang lain atau tidak menyakiti siapapun . Contohnya, ketika kita mau kerja kita lebih memilih dipandang orang wow ketika ditanya kerja dimana? Kita menjawab kerja diperusahaan X, wow hebat ya. Padahal diposisi dan perusahaan tersebut bukan passion kita. Dengan kata lain, kita hanya mengharapkan pandangan oranglain dengan menenggelamkan kebahagian dari diri kita sendiri. Atau bisa juga, karena orangtua kita yang menyuruh dari dulu kala untuk bekerja disitu karena rata-rata keluarga bekerja diperusahaan atau lembaga tersebut. Kira-kira begitu😊. Kemudian untuk mengambil keputsan pun jangan terlalu banyak permisi, tetapi faktanya kita sangat terlalu banyak permisi.

Appreciation

Beri apresiasi kepada hasil yang kita capai. Dalam hasil pencapaian kita ada 2 keadaan yakni pertumbuhan diatas nol dan pertumbuhan dibawah nol. Sebagai contoh, untuk pertumbuhan diatas nol tentu seperti pendapatan kita meningkat, kemudian kita bisa menabung dan berinvestasi itu pada umumnya sebuah pencapaian berhasil menurut kita. Kemudian pertumbuhan dibawah nol, kita anggap kita gagal padahal pertumbuhan dibawah nol bisa jadi karena menutupi hutang, dan hutang kita berkurang memang kita masih keadaan minus tapi sesungguhnya kita sudah dalam keadaan berhasil. Oleh karena itu, untuk kita terus grow kita harus memberi apresiasi untuk setiap pencapaian yang kita dapati.

Ecosistem

Membangun ekosistem itu sangat penting. Kita harus dalam lingkungan orang yang tepat dan mendukung kita dalam grow. Kita tidak perlu menunggu waktu dan tempat yang tepat itu datang tapi kita sendiri yang menciptakannya yakni membangun ekosistem. Contohnya, ketika kita ingin build a startup kita bisa mengikuti event dari perusahaan startup kemudian, networking ,dan mengambil seorang mentor yang ahli dalam bidang tersebut. Sekarang dunia kita sudah singkat dan canggih, so nothing excuse for do nothing.

Nah, #grow and soon to be champion ditahun ini aku mempunyai resolusi sendiri yang tidak aku publish disini ya😊. Tapi disetiap #grow yang terjadi akan aku sharing ya guys...jadi, bagaimana reolusi kalian ditahun ini? Apakah berupa deretan wishlists dinote kita saja tanpa we fight to be champion and get  our wishlist atau we fight and grow and...we will be champion??? Semua keputusan ada didiri kita masing-masing. Ingat, jangan selalu ambil keputusan populer. Hehe


Kaleideskop 2016



"Now is the time of fresh starts


This is the season that makes everything new.


There is a longstanding rumor that Spring is the time


of renewal, but that's only if you ignore the depressing


clutter and din of the season. All that flowering


and budding and birthing--- the messy youthfulness


of Spring actually verges on squalor. Spring is too busy,


too full of itself, too much like a 20-year-old to be the best time for reflection, re-grouping, and starting fresh.


For that you need December. You need to have lived


through the mindless biological imperatives of your life (to bud, and flower, and show off) before you can see that a landscape of new fallen snow is THE REAL YOU.

December has the clarity, the simplicity, and the silence you need for the best FRESH START of your life.

Vivian Swift, When Wanderers Cease to Roam: A Traveler's Journal of Staying Put

Penggalan paragraf diatas tepat untuk ku,kalian,kita sekarang. Aku ambil dari penggalan buku vivian swift When Wanderers Cease to Roam: A Traveler's Journal of Staying Put .
December you can see about end up, fresh start, winter,holiday, dream,memory, and celebrate -MissJulie-

Guys, disini aku pengen share dan maparin apa yang telah aku capai ditahun 2016 ini. Aku bagikan keberapa bagian kehidupan ku.
Hmm barangkali masih ada yang kepo pada ku silahkan susuri sendiri blog ku dan be wise jangan bertanya-tanya kepada orang lain, nanti kalian bergosip itu ga baik toh. dari pada penasaran, blog ku jawabannya. hehehe

1. My Soul

"Whatever you are physically...male or female, strong or weak, ill or healthy--all those things matter less than what your heart contains. If you have the soul of a warrior, you are a warrior. All those other things, they are the glass that contains the lamp, but you are the light inside."
Cassandra Clare, Clockwork Angel (The Infernal Devices, #1)
Tahun yang luar biasa, bersyukur adalah cara terbaik untuk tetap melanjutkan perjalanan hidup. Terimakasih Tuhan, memberi kesempatan dalam tahun ini aku banyak diberi pencerahan atas jalan hidupku. mulai menjalani perjalanan baru, kedamaian hati, keberanian, penerimaan diri dan kepada Mu jiwa ini berserah disaat mata-mata dan tangan manusia itu tidak memmandang dan memeluk ku lagi. Hanya diri Mu yang Maha pengasih dan penyayang, Ar-rahman Ar-rahim.
Bagaimana aku memupuk my mind dengan berpikir positif selalu, terus melatih memaafkan, dan menepis hingga membuang dendam.

2. My Body

Sepanjang tahun ini beberapa kali aku menjalani diet dengan berbagai metode kategori aman si atau gak mau ekstreem istilah diet sebut saja hidup sehat hehe. Walhasil, BB pernah turun sekitar 3 kg dan bulan depannya naik 4 kg uyy..nyesek kan.
namun kabar baiknya, dalam satu tahun ini sinus ku kambuh 2x dan luar biasa padahal tahun ini aku banyak beraktivitas di daerah dingin seperti daerah pegunungan lo. Berarti antibodi ku semakin membaik, Alhamdulillah. Tahun ini juga lebih banyak olahraga si ya, lumayan perbaikan gaya hidup sehat. aku mengikuti jogging pada car free day di bundaran HI, zumba di taman jogging Boulevard Kelapa Gading, senam Andri Wongso. Jadwalnya bergantian setiap minggunya. Lumayan. Kalau lagi trip aku paling sit up dan push up ringan(gaya nya) hehe.

3. My Family

Alhamdulillah, keluarga sehat semua. Walaupun aku dikejutkan oleh kehamilan Ibu yang ke -4 tapi Ibu ku mengalami keguguran diusia kehamilannya 2 bulan. Ibu ku sama sekali gak cerita barangkali canggung hehe iya lah diumurku yang ke-24 ini mendapatkan adik kecil lagi, harusnya Ibu ku menimang cucu hehhe . Bapak ku mulai akrab lagi dengan ku, berbagi cerita keuangan, perkebuanan hingga cita-cita kami. Adik ku Sela sudah menerima ku setidaknya sudah mau berfoto bersama hehee, karena penampilan ku yang tidak berkerudung membuat dia risih, itu kemarinnya sekarang penerimaan adalah sikap terbaik untuk berdamai. Kuliahnya pun semakin lancar semoga wisudanya bisa berbarengan. Adik ku Salim, aku belajar sebagai psikolog dan motivator rasa nya untuk memahami jalan pikirnya dan mengarahkannya untuk menjalani hidup yang punya masa depan. Semoga tahun selanjutnya Tuhan selalu memberi kesempatan untuk keluarga kami berkumpul. Aamiin ya Rabb, dan diakhir Tahun kami berkumpul, orangtua ku yang berkunjung ke Jakarta.

4. My Study

Tahun ini Aku belum melanjutkan lagi study ku karena tahun ini Tuhan berikan aku kesempatan me-reassembly keseluruhan hidupku. Semoga tahun depan aku bisa memberi senyuman kepada orangtua dengan dua title degree, aamiin.

5.  My Career

Alhamdulillah, tahun ini luar biasa dari perubahan arah tentang karier. mendapat mentor hebat Bu Ida Rohani dalam satu tahun di Perusahaan aku sudah bisa mengikuti outing tahunan perusahan khusus karyawan tetap dan best of employee. I am, one of them.

6. My fiance

Single” is an opportunity to live life on your own terms and not apologize.
Mandy Hale, The Single Woman: Life, Love, and a Dash of Sass

Thanks to them yang pernah menjadi bagian dari hati ini..ceileh..hihi berkat mereka muncul tulisan-tulisan galau ku, TUAN MATA SIPIT CHRONICLES, dan  Novel Mengulang Rasa (belum ending,segera di ending kan) hehhe
semoga hati ini tertambat kepada yang tepat, Aamiin

7. My Friend

Teman-temanku baru semua, baik dilingkungan pekerjaan ku, hobi ku, dan bisnis ku juga. Untuk teman-teman lama sebagian masih mau menyapaku yang apalah ini tapi gak usah la ya. hehe tapi kalo ga sengaja pas-an gak apa-apa kalau sudi silahkan sapa. Hhmm oh iya I have owe to some my friends, be calm I dont to forget it. soon, I do it :).

8. My Hobbies

Yeayy...tahun ini aku banyak mengikuti workshop menulis dan tulisan ku nongkrong di merryriana.co silahkan baca hehehe, dan blog ku lebih wise juga sekarang.

9. My Business

Perkembangan bisnis masih dalam tahap belajar, aku sempat start dibulan juni tapi itu harus aku cut dulu tahun ini karena fokus sangat penting dalam bisnis. Penasaran bisnis ku apa, tunggu ditulisan ku selanjutnya hehe.

10. My Trip

Tahun ini lumayan balance antara laut dan pegunungan hhee...kalau untuk trip miaknatak baca disini, terus mantai bersama adik ku baca juga disini.

11. My Finance

Alhamdulillah, pensiunan untuk my dad is already. Dan sepanjang tahun ini pembiayaan kuliah Sela, sekolah bahasa inggris Salim, aku yang nanggungi, kemudian mengirimkan ortu setiap bulannya dan menabung untuk my private finance (sabar ya someone masih belum belum menghubungi mu). Minus nya berkurang, semoga hamba menjadi penyalur rejeki untuk keluarga dan orang disekitar hamba ya Rabb.

Itu lah kehidupan gue tahun ini guys, how about you ??? Let share it 😃

"Menulis itu merangkum sejarah"
image source : Google

Pernah gak punya teman yang cerita ke kita gini,

Dia : Aku gak betah ditempat kerja ku jul,
Aku: kenapa?
Dia : teman-teman yang disana bikin aku gak nyaman.
Aku: bukannya kamu menyukai perkerjaan itu dan kantor itu dambaan mu.  Gak ada masalah dong.
Dia: iya aku sangaat menyukai ,  tapi teman-temanku jul, bikin aku muak,resek.
Aku:  hhmm..

Bagaimana guys kalau kalian dicurhatin gitu? boleh share ya.

Sebagai aku yang apalah ini eitts maksudnya teman dia ni ya.  Selama ini impiannya kerja sebagai itu dan dikantor itu juga. Untuk mencapainya dan mendapatkan posisi itu hingga babak belur mungkin. Setelah digenggaman kemudian ada threat gak nyaman dari lingkungan dan itu hanya separuh.  Teman-teman yang resek atau suasana pertemanan yang gak nyaman.

Sadari lah semua gak ada yang perfect sesuai dengan takaran kita.  Karena perfect yang kita katakan kita nyaman itu belum tentu perfect yang sesungguhnya. berarti masih ada yang kurang.  Nah, like a case my friend ini bearti dia masih belum sempurna muncul lah sebuah threat yang harus dia musnahkan. Threat ini tentang sebuah dari beribu titik kebahagian yang dia dapat dari pencapaian nya. 

So,  masalah dia sebenarnya bukan pada threat yang diberikan teman-temannya tapi dalam dirinya sendiri.  Bagaimana dia membahagiakan diri sendiri.  Kebahagian yang kita lahirkan dari dalam diri ketika kita dimana pun kapan pun mendapati threat dari luar apalagi hanya lingkup kecil ya tidak ada masalah sama sekali.  Kita tetap bahagia. Jadi jangan terlalu memfokuskan untuk memusnahkan atau menghenti threat dari lingkungan karena itu sangatlah sulit tapi ciptakan kebahagian dari dalam diri.

Sebuah affirmasi untuk memusnahkan threat mereka.  Lo bersikap seperti biasa aja,  jalani kehidupan kantor,  fokus kerja, dan mereka bukan tujuan hidup lo.  "gue disini kerja, passion gue,  tujuan hidup gue, dan itu untuk kebahagiaan gue". Cukup.

Ketika besok nya lo datang kekantor dengan rasa bahagia,  tatapan,cemoohan mereka gak bearti apa-apa buat lo.  Kondisi ini lo emang gak bikin onar atau macam-macam yang mengganggu mereka. Beda term kalo lo dalang nya.  Tapi kalo hanya mereka iri dengan kinerja bagus lo.  Nasib mereka harus seperti itu.  Kamu,  ya kamu pantas berbahagia.  Sekali lagi,  ciptakan bahagia dari dalam diri.

Oh iya,  nanti aku bakal share buku "seni mencintai diri sendiri oleh Suha Hoedi" aku lagi baca dan belajar menerapkan. Belum kelar si baca nya. Nyicil disela sok sibuk dari kantor.Hihi
Oke guys,  semoga bermanfaat sharing kali ini.
Image source : google
Aku gak banyak menanggapi bukan pura-pura gak denger.  Melainkan, aku juga hidup seperti semuanya.  Perkara jilbab karena identitas agama atau identitas manusia sendiri khusus wanita. Wanita baliq.

Nah itu udah tau?  Pasti yang baca bergumam begitu. Apalagi kalau aku jelasin hadist dan alquran. Busyet deh, bisa-bisa gue dikutuk.

Disini,  aku masih muslim, agama ku islam tapi untuk identitas aku memilih menjadi universal. Bukan gegara pekerjaan apalagi modernisasi diri dan adalagi istilah liberalisme dll. 

Tidak,  aku tidak mau dikaitkan dalam bagian dari hal-hal tersebut dan kalau cara ku terlihat liberal dimata kalian tapi aku dan Tuhan yang tau sebenarnya apa. Menjadikan diri seperti ini bukan berarti aku menjauhi diri dari Tuhan. Ya cukup aku dan Tuhan yang tau bagaimana hubungan vertikalku yang bisa dilihat dengan mata didunia ini hubungan horizontal saja.

Ngecap diriku sendiri aja aku bukan pembawa,mencipta aliran baru atau apalah yang kini diwanti-wanti aliran sesat. Aku yakin ada yang bergumam istilah atau pemikiran apalagi ini. Beraninya aku bikin ya. Gak,  aku gak kayak gitu ini  hanya aku kepada Tuhan.  Toh,  dengan cara ku sekarang tidak merugikan untuk yang didunia. And please, I am not what mistakes I have made. New beginning,  better. 

Oh iya lepas jilbab=stress entah penelitian dari mana.  Barangkali iya. Tapi lucu saja dan rada gedek juga.  Mudah ngejudge gitu.  Stress lo,  sekalian gila.  Eh iya tapi karena yang komen emang seenaknya si,  punya hak.  Aku juga gitu ....dulunya :). 

"A: eh,  si X lepas jilbab lo
B: ah masa?
C: iya,stress kali dia"

Aku terdiam dan tak bisa bangkit lagi hihi jadi nyanyi padahal nyesek juga,  tapi gak mesti shock kenapa dengan mereka katakan, ini urusan ku dengan Tuhan.  Dan kewajiban sesama menasehati dalam kebaikan.  Terimakasih.  Alhamdulillah,  kita masih sangat perhatian satu sama lain. 

Aku memang konsultasi dengan psikiater, baru si jadi psikiaternya dia bahan untuk thesis juga.  Tapi bukan stress=lepas jilbab yang aku konsultasikan tapi ada trauma dan mental block yang sedang kuhadapi.  Kata psikiaternya,  aku malah pintar mengelola stress. So, letak stressnya dimana?.  Well,  jadi lepas jilbab=stress bukan yang gue alami. Kalo dicap iman turun naik ya monggo. 


Terus selanjutnya masih berniat mengenakan jilbab?  Tentu masih, kewajiban aku sesungguhnya,  tapi aku meminta kepada Tuhan belum sekarang. Semoga aku diberi kesempatan yang baik dan panjang umur. Ya jangan ditanya kapan pastinya seperti kebanyakan entar gue jawab nya.  Nunggu hidayah, eh hidayah gak ditunggu tapi diambil.  Oke untuk menenangkan situasi ya sudah anggap saja abnormal caraku.  Udah.  Doakan yang paling baik,  dan silahkan sapa seperti biasa kalau sudi.  Kalau tidak ya semoga silahturahmi kita selalu dalam kasihsayangnya Yang Maha Penyayang.

Sebenarnya gak ada untungnya banget ya menjelaskan hal seperti ini malah tambah dosa kali ya,  semoga gak si.  Karena kasian yang punya pemikiran dan menceplos buka jilbab=stress. Dan jika yang orang cerdas dan alim tentu tidak begitu pemikiran.  I know,  You know more. 

Hhmm,  kalimat ini yang "berjilbab belum tentu baik akhlaknya. Yang baik akhlak tentu berjilbab". Gue sekarang ga pake jilbab,  means akhlak gue ga baik.  Ya,  back to the Allah 'true' I doing the other ways to get betterness.  Allah gave us many ways to be blessed by Allah. Semua kehidupan  rahasia Nya.  


source image : Google


Dear Julie,

We're constantly evolving, changing, and getting better. That's the purpose of life;for forever change and grow. Nothing stays the same, so don't keep yourself  stagnant for people who don't want to work on themselves.

I truly believe we all hold a vibration of energy that is continuously aligning us with our state of being.When you decide to do something new with your life, your vibration shifts to match that newness. You'll no longer find your " old lifestyle" fun. You start to see how some people are just stuck in a never ending cycle. Suddenly you have a new outlook on life. Embrace this moment.

When you're evolving and constantly changing to be the best that you can be, a lot of people won't understand this, and it's okay.

Matter fact many cant even hang with such energy. When you're staying the same, you're playing it safe and trust me the safe zone is flooded with people.

The minute you decide to step out and live you truth, is the moment you gain your freedom to be your authentic self.

You're here on this earth to create, to learn, to love, to enjoy. Don't lower your vibration, just to keep people happy be proud of your evaluation. Own your changes celebrate your betterment.

Lovely,
Idil ahmed
@idillionare
source image : Google
 

Time is running
So, time is limited
Everybody has changed, Yes I am. Satu tahun sudah menjalani cara hidup yang baru, apa yang aku rasakan? Be Better. Ada beberapa hal yang dapat saya pelajari lebih dalam hikmahnya dalam perjalanan hidup selama satu tahun ini dengan mengerahkan sebesar-besarnya keberanian untuk menghadapi resiko atau rintangan yang akan aku hadapi. Aku hanya ingin share mana tahu ini akan menjadi salahsatu obat untuk ku kalau-kalau kemudian hari sempat down dengan keputusan ini. Sekarang bukan lagi keputusan yang ku hadapi tapi menjalani yang harus ku tanggung jawabkan. 

Diawal keluargaku sangat kecewa dengan kegagalanku baik dari my study, menjauhkan diri dari mereka (disappear), kemudian lepas jilbab. Keluarga ku seperti terhantam batu yang besar dengan kekecewaan yang ku lakukan kepada mereka. Apa yang perbuat disaat sepertinya langit aku (keluarga) sangat kecewa dengan ku bahkan orang yang paling aku sayang bertubi-tubi didatangi mereka yang merasa sangat benar hanya untuk menghina, menggurui dan menyinyir , kepada orangtua ku. Aku memohon ampun kepada orangtua ku, itu hal pertama yang aku lakukan.  Kasih sayang orangtua sepanjang masa, kasih sayang anaklah yang sepanjang galah. Berkat doa orangtua ku, aku bangkit dari segala keterpurukan hidup yang salah dan berani menjalani cara hidup yang lebih baik. Dukungan mereka lah Tuhan menguatkan ku. Tentang penerimaan mereka terhadapku tanpa syarat. Begitu besarnya kasih sayang mereka. Sampai saat ini, untuk mereka aku berjuang untuk bertanggungjawab atas cara yang ku ambil. Be Better. Sesekali adik ku Sela pun, belum sepenuhnya menerima keadaanku, tanpa jilbab ( gak pernah mau berfoto sama aku :().  Tapi keluarga adalah  kebaikan paling tulus dan besar dari semua yang ada diluar sana. 

Bulshit banget kalo aku bilang ada yang lupa dengan masa lalu, ada tapi sangat susah dan jarang bahkan aku adalah salahsatu dari mereka yang ingin melupakan masa lalu. Pernah beberaa kali aku ikut bermeditasi tapi belum berhasil, hihi barangkali yang ada cara share me J. Kenapa pingin lupain masa lalu (yang kelam) hehe terutama they are peoples who around me for about 7 years ago. Yah, semuanya ku bilang masa lalu, maybe hanya memori saja atau sekedar mengingat akan jasa-jasa yang belum sempat ku balas bahkan hutang yang belum sempat ku bayar, secepatnya kan ku kelari. Mohon doanya.  Dilingkungan yang sekarang I have friend , kindly and aku selalu berusaha berlaku baik dan menjadi teman yang sesungguhhnya. 

Aku tidak lagi ketakutan dengan judgements dari mereka tentang aku yang sekarang. Walaupun proses menghilangkan ketakutan itu sendiri aku harus berusaha terus (terkadang ketika bertemu orang lama yang ku kenal secepat mungkin aku menghindar biar gak ketemu seperti di mall, deitempat makan, dibusway :( ).kalau sekarang terserah mereka mau bilang apa, I don’t care. Takut hanya kepada Nya, dan seluruh cara dan niat ku kuserahkan kepadaNya. Karena aku percaya kekuatan yang ada pada ku sekarang berasal dari Nya bukan mereka.
“Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun. Kerena yang menyukaimu tidak butuh itu, dan yang membencimu tidak akan percaya itu.” (Ali Bin Abi Thalib).
Yang jelas dalam diriku sekarang, aku hanya ingin menjadi lebih baik. Tentang keimananku, aku berusaha untukk selalu dekat denganNya selalu mengingatnya, dan itu hanya aku dan Nya yang tahu.

Semoga kita selalu  berubah menuju kebaikan-kebaikan, aamiin.

Selamat Tahun Baru Islam ( 1 Muharram1438 H)

 

Malam ini aku hanya perlu memutar playlist ku dari Fiersa Besari. Dan aku pun bermaksud menyabung tulisanku yang ku ambil inspirasinya dari lirik-lirik lagu keren nya fiersa besari. Penuh makna,pemilihan katanya sangat mengena.

Kenapa aku memulai tulisan ini dengan ice cream? Ya, malam ini tetangga sebelah membagi ku semangkok ice cream strawberry. Aku memang akrab dengan tetangga sebelah, kami sering berbagi makanan dan kadang berbagi cerita( yang sering sih, si teteh ) hehe.

Wow semangkok ice cream, yummie. Tapi seorang aku, kurang suka ice cream harus menghabiskan nya. Kalau menolak sungguh tidak patut. Untungnya adik ku bisa membantu ku menghabisi semangkok ice cream tersebut.

Aku mulai menelaah dari sisi mana ice cream bisa jadi mood booster khusus untuk ku malam ini. Not bad, I got it. Bisa-bisa gumam ku disendok terakhir dalam usaha menghabiskan semangkok ice cream malam ini. Tapi bagi ku masih kalah dengan a cup coffee 'capucino'. Setiap orang selalu ada cara mood bosternya mungkin bisa dengan coffee seperti aku, ice cream seperti kebanyakan temanku  atau hang out dengan teman-teman atau cara-cara lain sesuai dengan selera ya.hehe

Belakangan ini tulisan-tulisan ku terhubung dengan sesuatu yang manis.  Puji syukur, Tuhan selalu menghadirkan hal-hal manis ini.
Sore ini aku bermaksud menjenguk mentor ku yang seminggu lalu sempat dirawat di Rumah Sakit terkena demam berdarah. Aku baru sempat sekarang, Alhamdulillah sudah dalam masa pemulihan. Aku menggunakan Go-jek untuk kesana agar mudah masuk ke perumahan tempat beliau tinggal.

Aku membawa kue vanilla winner  buatan ku sendiri, untuk kali kedua aku membikin kue ini. Pertama kali aku membikin untuk kelas memasak dipanti bulan lalu.awalnya aku ragu untuk bereksperimen untuk kue ini karena aku biasanya hanya membikin kue yang tidak terlalu jelimet seperti ini.Alhasil, menakjubkan kue yang ku bikin tak kalah enak dari vanilla winner disebuah pattisiere terkenal di Jakarta, ceilerh.hehe

Aku tidak membuat janji, biasanya untuk bertemu beliau harus membuat janji terlebih dahulu. Tapi kali ini ku pikir beliau masa pemulihan tentu belum kemana-mana. Tiba didepan rumahnya ku lihat mobilnya terparkir digarasi luar. Tentu beliau berada dirumah.
Aku memencet bel kemudian mbak yang bekerja dengan beliau keluar, dia sudah kenal aku juga. "Bunda ada mbak?" Tanya ku turut mengekor beliau masuk kedalam. "Ada kok,silahkan masuk", aku dipersila masuk dengan ramah.

"Assalammualaikum,bunda apa kabar?"  Aku bersalaman dan memeluk beliau. Beliau lagi menonton tv beristirahat penuh memang masa pemulihan.
"Alhamdulillah, bunda baik-baik saja. Kamu bagaimana aktivitasnya? Jaga kesehatan jangan sampai ambruk seperti bunda ya." Aku mengangguk dan menyerahkan bawaan ku kepada beliau, semoga bunda menyukai bikinan ku kali ini harap ku dalam hati.

"Wah, terimaksih banyak ya Julie. Sepertinya enak ni bikin sendiri ya?" Tanya bunda kepada serambi mulai mencicip vanilla winner buatan ku. Mbak e memang tanggap saat aku membuka kotak tadi langsung mengambil piring dan sendok untuk bunda tak perlu dipinta lagi.

"Hmm...enak, bunda pernah membeli kue ini ketika ulangtahun alm Bapak 5 tahun yang lalu di Singapura. Pas itu Bunda lagi ada dinas di Singapura dan sore nya bunda balik ke jakarta tepat ultahnya bapak". Cerita bunda kepada ku.
Ya, suami bunda yang akrab aku panggil Bapak adalah seorang gubernur provinsi dimana aku dilahir kan,dibesarkan dan tumbuh. Sudah 3 tahun beliau meninggalkan bunda dan kami.mereka berdua adalah mentor terbijak yang ku temui dan sudah ku anggap seperti orangtua ku sendiri. Bukan karena jabatan tetapi karakter dan wawasan mereka luarbiasa luas dan bersahabat.

"O ya bunda", tanggap ku. Ku lihat bunda seperti merenung sebentar setelah itu kami banyak mengobrol,diskusi terlebih aku banyak curhat.hehe
Tapi bukan semata curhat tentang kisah cinta ku saja tapi mulai dari aktivitas,kesibukan, dan rencana hidup kedepannya.

Dari sekian yang aku curhati, bunda memberi ku sebuah quote " we need to be lonely" artinya kita butuh waktu untuk sendiri bukan merutuki kesendirian. Bisa kalian tebak bearti curhatan ku kali ini tentang gagalnya perasaan ku menanggapi rasa-rasa yang sempat ku rawat selama setahun belakang. Aku sempat patah hati. Baik perasaan ku kepada keluarga terdekat, seseorang dia yang sempat menjadi bahan-bahan cerita ku setiap hari, dan sahabat-sahabat baik ku.  Aku butuh untuk menjadi sendiri, barangkali nanti aku dipertemukan lagi. Baik mereka yang kemarin atau orang baru yang sama sekali aku belum kenal. Begitu pun beliau, bunda sosok wanita yang berani dan mandiri. Baik didunia politiknya dan bisnis yang beliau jalani.

Setelah obrolan panjang kami, aku merasa lega dengan meluapkan perasaan-perasaan ku dengan curhat pada beliau. Benar juga, pernah juga aku curhat pada Ibu ku. Jika memang kita lagi ruwet atau banyak trouble yang kita butuhkan orang yang mendengarkan keluhan kita, kalau tidak ada yang mendengarkan kita maka kita cukup dengan sendiri saja tanpa oranglain,kita selalu bersama Tuhan. Biar Tuhan saja yang menemani kita hingga memeluk kita. Karena diantara kita hanya bisa melihat,mendengar,menyarankan dan belum tentu menerima semua keluhan-keluhan kita. Barangkali hanya hanya rasa 'gak enak' saja didepan kita. Itu manusia. Makanya yang pengertian itu terletak pada Nya.

Tak berasa sudah Ashar, aku pun pamit dan mendoakan beliau agar sehat selalu dan aku juga memohon agar beliau turut mendoakan ku menjadi wanita yang berani,mandir dan sukses. Beliau pun mengamini. Doa adalah penutup dari setiap pertemuan kami. Terimaksih Bunda, my best mentor. Puji syukur kepada Tuhan selalu dipertemukan dengan orang-orang hebat. Ya, hari libur yang manis hari ini. Happy on your weekend.


Menjadi anak rantauan mendapat kiriman dari rumah adalah sebuah hal spesial, bagi ku. Bukan kali pertama mendapat kiriman untuk ku yang sudah hampir enam tahun di kota ini. Kali ini aku ingin meluapkan kerinduan ku setelah beberapa bulan belum ada kesempatan untuk mengunjungi keluarga ku di kampung, rumah. Ibu ku untuk meluap rindunya beliau mengirimkan bingkisan untuk ku. Bukan hanya untuk ku sebenarnya, berhubung adik-adik ku pun disini jelas untuk kami bertiga saudara disini.

Oleh karena itu, aku memilih menceritakan bingkisan beliau kirimkan ini. Berharap kerinduan ini sedikit terbendung. Kalau kalian seorang perantau tentu sudah biasa dengan satu dus bingkisan dari kampung atau malah lebih dari satu dus.

Berkat sepupu ku pulang liburan kuliah, ibu ku tidak repot-repot untuk ke tempat ekspedisi dikota  lumayan jauh dari kampung kami. Ibu menitipkan bingkisan satu dus untuk kami bertiga saudara kepada sepupu yang akan balik lagi ke ibu kota ini.

Bingkisan Ibu terdiri dari madu alami yang diambil langsung dihutan dekat kebun kami oleh paman ku, dan bebrapa macam cemilan yang Ibu bikin sendiri. Ibu memilih membuat sendiri kudapan/cemilan yang yang dikirim kepada kami. Keripik singkong, kemplang (kerupuk ikan), dan kue angka 8 yang sama sekali tidak pernah absen disetiap bingkisan Ibu.

Kue favorit ku kue angka 8 bikinan Ibu memiliki makna yang dalam, pernah Ibu ku memberitahu aku tentang filosofi kue ini.

Beberapa tahun dulu, dirumah kami akan diadakan yasinan keluarga bulanan dan beberapa keluarga kami datang membantu sebelum yasinan berlangsung yakni membuat masakan dan makanannya. Kami membuat kue angka 8. Tentu aku turut membantu, aku membantu bagian menggoreng.

Sepanjang membuat kue ini pun berbagai guyonan kekeluargaan diantra kamia yang sedang disana tersebut. Kemudian, aku iseng saja melontarkan pertanyaan yang tidak penting juga sih.

Kenapa mesti bentuknya harus angka 8? Toh, bentuknya bisa bulat saja atau angka 1 lebih mudah kan? Pertanyaan ku seperti pertanyaan anak SD saja. Beberapa bibi ku ada yang tertawa dengan pertanyaan. Wah, kukira hanya ditertawakan oleh mereka saja. Ibu ku, yang jago masak ini dengan menyandang predikat 'mak panggung' dikampung kami beliau menjawab pertanyaan iseng ku tadi.

"betul kue ini bisa saja dibentuk mau bulat seperti angka 0 atau 1 yang lebih mudah dari angka 8. Apalagi kadang sudah dibentuk angka 8 oun masih saja bentuknya berubah ketika digoreng karena bentukannya terlepas dari bentuk angka 8. Tetapi, kata nenek-nenek kami dahulu angka 8 angka penaut.bentukan angka 8 ini tidak ada yang terputus. Ketika kita membuat kue ini tentu kita sudah ikhlas untuk membuatnya, kemudian untuk siapa yang akan menerima atau mencicipnya nanti. Nah, biar kuenya tidak bantet, renyah dan manis kita harus menyertai rasa sayang kita untuk mmebuatnya kalau tidak mungkin kue ini bisa bantet dan dalam membentuknya pun begitu. Artinya kue angka 8 ini memiliki makna kasih sayang yang tidak terputus-putus dan menjalin hubungan keluarga yang harmonis, karena sebentar lagi kue ini akan kita hidangkan sebagai kudapan setelah yasinan keluarga. Jelas Ibu, panjang seiring pembuatan kue angka 8 kami hampir selesai.

Oww..masuk akal batin ku. Ya begitu lah filosofi kue favorit bikinan Ibu ku ini. Sungguh, aku merindukannya bukan hanya dari kue ini akan tetapi dari semua cara beliau kepada kami, anak-anaknya.
Bisa ku simpulkan,
Kasih sayang bukan sekedar terbentuk begitu saja atau hanya menyatu tetapi sampai tidak terputus-putus, ter-ada selamanya.

Merindukan mu, Ibu :3


25th February 2016

"Happp….py birthday to you…" kemudian suara tangan tepuk tangan riuh bergembira dengan tibanya hari ulang tahun dia, ada juga yang menitikkan airmata haru disebuah ruangn kantor bersama dengan teman-teman divisinya. Kemudian scene selanjutnya meniup lilin, make a wish dan memotong kue tart yang mereka siapkan.

Terimakasih teman-teman yang ada diruangan tersebut merayakan, you are caring me so much!!
Even thougth my family have caring me at the night. Adek ku juga mengirimkan sebuah  ucapan dan doa  via sms dan yang satunya lagi via status BBM. And I have a message from my friend that’s I‘m not meet her yet. She is beautifull girl. Ukhti Andini I called her.

Big thanks for all, loving you:D

Actually, aku bahagia di hari yang semua orang menganggap hari ulangtahun adalah special‘s day.  bahagia  ketika kalian yang very caring me, give me surprise, celebrate it and more than other, its they make a wish to me. I am Happy. I also feel sad, hari ini hari berkurangnya hari-hari untuk menjalani kehidupan ini dan disini pun aku harus intropeksi selama 24 tahun ini apa yang sudah ku lakukan? Maybe, being meaningful or meaningless person?

Here, in my birthday I am confession to the world. obviously, to all of people around me… I am nothing without GOD, my family, mentors, friends and the other people  I have been met.

Twenty four,, I am not rockstar. I have metamorphosis being miss Julie, here. I have re-choose myself of life. Being new of me, then some people ignore me. I just stand by me, am I.
I have to introspection myself : I am meaningless person

What would I do for future of my life? I wish :
  •          My faults will be pay by best achievements what I and you all wanted
  •          Giving back my loving people’s smile
  •          Do my best about my dreams and being benefit to others people

Nah, begitulah lah harapan-harapan ku diumur yang sudah bukan teens lagi. Semoga Allah menjabah semua harapan yang kalian doakan untuk ku begitu pula doa-doa ku. Aamiin.






 source image : Instagram Pecandu Buku
Selamat malam Monik ,

Ah, kaku ya menulis seperti ini namun kali ini komunitas pecandu buku memang kreatif sudah lama kita lupa dengan surat-suratan. Terakhir jaman kita duduk dibangku SMA. Malam ini aku ingin menyapa mu hangat dengan secangkir capucino di café kesukaan ku di Ibu kota ini.

Hallo Monik, apa kabar? Ini surat pertama ku setelah kita lulus dari SMA untuk mu, setelah surat-surat kita disaat aku dan kamu ulangtahun semasa SMA karena Februari memang selalu kita tunggu. Itu lah pekerjaan teramat menggetirkan bagi kita yang lahir Bulan Februari, menunggu berkurangnya umur. Surat yang selalu berisi doa-doa , mimpi-mimpi kita, dan tentang persahabatan kita. bukan suatu keisengan ku tapi surat ini menyampaikan kerinduan-kerinduan yang semakin tak terbendung. Kata mereka Februari salahsatu waktu yang tepat menyampaikan kerinduan sepuas-sepuasnya. Kata mereka Februari ini penuh dengan kehangatan, cinta, kasih sayang dan persahabatan. Ku pikir untuk menyampaikan rindu ku ini ada baiknya dengan #SuratUntukFebruari  ini sedikit tersampaikan. Walaupun mungkin saja kau tak membacanya, barangkali ada kenalan kita yang mengabarkannya kepada mu, aku menulis ini untuk mu. Aku tau kamu bukan tipe yang suka dengan dunia social media seperti jaman sekarang ini. Kemarin saja ku cari nama mu diberbagai akun tidak ku temui.

Hai Monik, selalu ku doakan kau baik-baik saja. Setahun yang lalu tepat pula bulan Februari Tuhan memberi ku kesempatan mengunjungi mu  dan merayakan ulangtahunmu bersama di Pulau kediaman mu yang begitu indah alamnya, Belitung. Pantas saja Tuhan menciptakan kamu yang cantik, hangat dan ramah disana. Pulau mu saja begitu menawan apalagi yang tinggal disana. Tahun lalu kita saling menyampaikan rindu, setelah pulang dari sana ku rekam semua kebahagian ku bertemu dengan mu di buku harian ku dan blog ku  untuk selalu ku baca saat kerinduan kepada mu selama setahun ini belum tersampaikan.

Hey monik, sepertinya tahun ini aku tak bisa mengunjungi mu, maafkan aku bukan karena kesibukan ku tetapi masih waktu yang belum memungkinkan. Disini aku membanggakan mu, pilihaan mu menajdi seorang yang sederhana dan berbakti kepada masyarakat di desa kecil itu, seorang bidan desa profesi mu sekarang. Menjalin kasih secara diam-diam tetapi berani menatap masa depan dengan dia, kepada nya ku minta selalu bahagiakan sahabat ku. sangat jauh berbeda dengan ku disini, dengan mimpi yang sempat kita tulis, kita rangkai, dulu masih terseok untuk menggapainya, menjalin kasih pun masih dalam sekedar ingin. Semoga belum ada kesempatan bertemu kita tahun ini, aku mendapat kabar atau bahkan undangan pernikahan mu, Nik. Dan aku akan mengabarkan mu, aku mencapai mimpi besar ku yang dulu pernah ku cerita, entah kau masih ingat atau tidak, ku harap masih. 

Menulis untuk mu gak berasa sudah sepanjang ini Nik, berasa bukan menulis tapi kita mengobrol saja. Serasa kau berada didepan ku, kita menikmati kopi yang wangi ini Nik, ah kau tidak suka kopi, kau suka es krim dan aku tidak suka itu. Kita sangat berbeda namun kesamaan kita, menulis buku harian secara diam-diam. Ah, semakin merindukanmu tentag bagaiman tiga tahun kita bersama di asrama SMA dulu. Sudah lah Nik, semoga kau pun merindukan ku juga.

Di Jakarta ku merindu, Sahabat ku Monik di Belitung
Ttd,

 Jujul (Miss Julie)

Sore….Selalu saja menyapa dalam tulisan on weekend, yak arena saya akan berusaha menulis setiap kali waktu senggang tentunya saat hari libur, weekend. Minggu ini juga saya tidak ada agenda khusus (menjadi volunteer, traveling, shoping) apalagi undangan penting mungkin semacam conference, wedding invitation apalagi dating. Saya hanya beres-beres di kost-an, menjadi ijah sehari,mulai dari mengepel, mengubah tat ltak kamar yang begitu mungil ini padahal hasil akhirnya tak jauh beda dengan kemarin juga hehe. Ya, saya tidak punya hak lebih untuk merubah-rubah kamar ini seperti mengecatnya apalagi bentuknya. Kost-an kami sangat nyaman, sama halnya dengan yang punya, karena itu kami menghormatinya untuk tidak menabur-nabur cat dan sejenisnya.

Ngapain minggu ini? Setelah selesai menjadi ijah, kamar sepi, adik-adik saya masih berkutat dengan pekerjaan mereka amsing-masing dan tentunya tidak ada libur untuk mereka, nasib sebagai kuli begitu ah. Syukuri saja, maka bertambah nikmat dalih adik saya, Salim. Sangat betul itu, terkadang kita mengutuk ketidakpuasan karena kita kurang bersyukur. Oh, seesai juga menjadi seorang ijah ( istilah dari temen untuk kita yang full bersih-bersih rumah ). Akhir-akhir ini saya malas masak walaupun sekedar masak sayur bayam, sangat malas. Dan untuk satu bulan ini adik saya, Sela tinggal di sini lagi libur semester dan mengambil kerja sebulan di mall dekat sini, sehingga dia yang masak dan saya tinggal makan hehe. Ya, bantu juga tapi yang kedapur itu dia, saya bagian cuci piring dan cuci mulut. Hehe

Nah beres semua di kost-an saya memilih untuk mengisi waktu sore-sore biar lebih bermanfaat saya iseng pergi kesebuah  kafe dekat sini. Kafe yang setiap saat saya lihat selalu ramai pengunjung, ada yang sekedar nongkrong dengan kuaci dan minuman ringan dan juga obrolan ringan mungkin, ada yang juga seperti menikmati icecream bersama pasangannya mungkin saja nge-date, ada yang berkutat serius dengan laptop didepannya atau gadgetnya mungkin lagi menikmati internet gartis (free wifi) eh gak deh, mereka lagi sibuk dengan pekerjaannya bisa jadi menulis atau laporan-laporan kuliah, ada pula yang lagi bernegosiasi dua orang mungkin sedang bertransaksi jualan, dan ada saya yang duduk seorang di meja pojok.


Saya hanya memesan hot chocholate , mungkin bisa membuat pikiran lebih segar disore hari ini. Pilihan yang cukup menghangatkan. Dan saya membawa sebuah novel ILana Tan yang baru sempat saya baca beberapa bab, sudah saya beli beberapa bulan lalu, novel terbarunya In a Blue Moon barangkali saya mood untuk membacanya, dan saya membawa note dan laptop, mungkin saja disini banyak inspirasi untuk menulis, seperti menuliskan ini.
source image: google

Ya, kalau saya menjadi seorang penulis bisa jadi saya hidup dari kafe kekafe untuk meraup inspirasi, seperti yang banyak diceritakan penulis dinovel-novel mereka. Mereka kebanyakan menumpahkan tuisan mereka dikafe.

Saya memilih meja pojok karena dekat dengan colokan listrik, prepare batere laptop yang saya lupa fullcharge dikost tadi. Kemudian, sepertinya juga dipojok ini saya merasa tidak terintimidasi seperti jomblo hehe.

Ya, dimeja pojok ini dengan segelas hot chocolate sepertinya cukup menenangkan mood yang tak diinginkan untuk menghadapi hari senin besok. Kaau saja disini bisa berkebun seperti dikampung, hal itu lebih menghidupkan hidup, ditambah lagi dengan berjalan-jalan dipantai, itu sebuah cara menikmati hidup. Bukankah, hidup itu haru dinikmati, itu tandanya ada rasa syukur kita.

Happy on your weekend, all..

"Hidup tidak pernah menawarkan keresahan, cukup dengan kau pintar mengambil cara untuk menikmatinya"(Miss Julie)






Postingan Lama Beranda

About Me

About Me
Hello!  I'm Miss Julie, a personal blogger (but no perfect each my Blog) and now turned into active blogger, based in Jakarta, Indonesia.  This blog is on process of focus my space : Intovert| Public Relation | Financial Planner | Marketer | Farmpreneur | Randomly Writer | Artistry |Traveling | Nutrilite

Popular Posts

  • 5 hal yang harus kita ketahui dari Pesantren Al Ittifaq, Bandung
    5 hal yang harus kita ketahui dari Pesantren Al Ittifaq, Bandung : 1. Pesantren Al Iitifaq, Madrasah pesantren ini bukan hanya pesantren...
  • Turn to a quarter of life : 25 years old
    source image : pinterest Kepada Dia yang memberi kehidupan... Aku selalu bersyukur dengan cara-cara ku berharap Engkau memelukku d...
  • kaleidoskop Miss Julie 2016
    Kaleideskop 2016 "Now is the time of fresh starts This is the season that makes everything new. There is a longstanding rumor th...
  • 7 tips membolang tempat wisata di Bandung ala miaknatak
    7 tips membolang tempat wisata di Bandung ala miaknatak Heyy guys...aku akan bagikan 5 tips membolang tempat wisata di Bandung ya ala...
  • Efek Buah Naga terhadap Urine
      source image : google Guys, aku mau share ni pengalaman urin warna pink soft (kemerah-merahan). Cerita nya gini kemarin  aku mengkon...
  • Semua ada masa (nya) 
    source image : pinterest Haiii...all of happiest person 😂 Bulan Maret aku sibuk nya gak ketulungan,huhu. Hhmm...bukan sok sibuk ya,...
  • miak natak goes to CIWIDEY #DAY1
    02-04 Desember 2016 Welcome To Ciwidey Hey guys...udah pernah denger ya kalo aku punya partner in crime dalam traveling dengan labe...
  • go out of Laziness on holiday !!!!
    Halohaaa everybody on happiness... Just one click we are so easy to share anything in social media, but isnot enough we are just one cl...
  • Miss Julie's kitchen : Rujak Kangkung
    Bukan miss julie kalo tidak mencoba hal-hal baru dalam kehidupan ini guys. Hhmm.. Weekend kali ini enaknya do something apa ya yang menarik?...
  • revolted, shitt!!!
    Entah proses apa yang aku alami sekarang ? Semua masih tanda tanya dan jangan berusaha menjawab apalagi mencari jawaban karena itu perma...

INSTAGRAM @_missjuliee

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Instagram

Copyright © 2017 Miss Julie Notes. Distributed By Protemplateslab & Created by OddThemes