Miss Julie Notes

"I am not The mistakes I have made"

AN INTROVERT

AN INTROVERT



Kesekian kali mengakhiri rasa selalu didekat-dekat bulan februari. Seperti rutinitas. Tiga tahun berturut-turut. Dirasai mungkin terlalu naif. Tapi inilah kenyataannya. Kali ini mengakhiri rasa dalam episode mengulang rasa. Ya, sudah cukup untuk dijadikan ending. Happy ending ?? Big no but peacefull😊

Berteman seperti biasa saja pilihan baik untuk lini perasaan kepada mu. Aku hanya terbawa perasaan saja sesaat pula (baper). Menghapus rasa pun jalan terbaik untuk tidak tersakiti , aku yang tersakiti.

Tapi dengan cara mu menyapa ku, mengirimkan ku pesan dan segala cara mu terhadapku masih  selalu mengundang rasa. Shit!!! banget kan, disaat aku harus merelakan kamu dengan dia yang luar biasa bahagia. Masih bisa kami begitu kepada ku. Ah sudahlah. Cukup sampai disini.
Sudah ya tahun baru 2017 udah lewat, ini tahun baru imlek mau lewat masa rasa mu gak bisa lewat??? Eaaak, moving on more and more and more..until I find someone will choose me and I choose him.

Level tertinggi dalam mencintai adalah merelakannya bahagia bersama orang lain.iniblebih galau broo hahaha.

"Sometimes, all you have to do is forget what you feel and remember what you deserve".


Bye brooo P😊🐓🐓🐓
(nulis ini malam imlek, hujan lebet terus liat instagram,alamat dia lagi mesra sama perempuannya....cakeep nyesek #ehgaksihya😊😊😊 hehhee).


Terkadang aku terprovokasi dengan kebetulan-kebetulan mengenai mu

Seolah membenarkan tanda-tanda yang terbaca, ku ulangi hanya tanda-tanda dari pandangan beberapa orang saja.

Cara mu menatap ku,  laku mu merayu ku
gerik mu kepada ku. Semua mendukung ku membenarkan bahwa ada yang ku sebut rasa dari mu kepada ku, malam kemarin ku akui aku terlau percaya diri ku pikir dirimu memandang ku, ku buat drama dengan ku bersenang dengan teman mu nyata dirimu menghilang bukan karena ku tapi karena dia, kamu menghubunginya. 
Tapi lain waktu dengan mudah ku patahkan itu ketika kamu bersama dia disaat posisi aku berada diantara kalian. Aku dibelakang meja mu, dia dibelakang meja ku mata dan senyumin kepada dia, aku terjerembab, kamu menghabiskan malam mu bersama dia mungkin sampai besok-besoknya.

Aku tidak peduli dengan hari-hari mu yang teman ku bercerita kamu dan dia sangat lah saling mencintai, ah aku menjadi kerdil dan ingin menghilang saja dari teka-teki mu.

Seolah keadaan mendukung dan sepertinya Tuhan membuka jalannya aku dan kamu bersama namun bukan hal perasaan tapi impian mengagumi mu aku belajar banyak hal

Disela itu kamu mengulangi lagi menampakkan tanda-tanda rasa mu.
Tapi bodohnya aku, aku terus mencandai mu
Ku kira itu cara terbaik karena aku tau kamu masih dengan dia, semakin saling mencintai
Lalu kamu datang kepada ku dengan tanda-tanda itu apa? ah, tidak usah ada jawaban toh nanti nya hilang dengan sendiri mungkin.

ketika didekat mu, aku sendiri kebingungan mengapa aku begitu menerima mu, 
menerima kekurangan mu, dan mengagumi kelebihan mu
Menatap mu candu untuk mata ku
dan beradu argumen menjadi roman kita untuk ku
 
Kepada mu aku belajar melihat kekurangan
memandangan kekurangan mu lah yang aku sukai, kendati teman ku selalu memaparkan kekurangan mu tapi kamu masih dengan dia saat ini
apa yang mesti aku lakukan untuk kamu dan perasaanmu, tentang dia urusam mu dan hati mu, tentang ku mereka mendoakan aku dan kamu menjadi kita

Surat rasa : Novel Mengulang Rasa








Seminggu setelah tragedi drama patah hati aku menjalani kehidupan ku seperti biasa saja tidak ada yang berubah sangat signifikan. Walaupun beberapa kali, bertemu putra dengan sikap dia seolah mengkode kembali tapi demi hati ku bantah segera. Mengulang rasa tak mesti mendulang patah hati. Cukup sampai disini, seperti sebuah lagu,hehehe. Dengan kembali menggapai target-target pribadi maupun kewajiban dari pekerjaan. Kemudian akhir pecan bersama temanku kami sering sharing tentang bagaimana dengan kehidupan yang kita jalani, berintropeksi diri dan tentu merayakan hobi-hobi kami. Aku lebih suka menulis dan baca, teman-temanku kebanyakan mendengarkan musik. Belum ada budget untuk berlibur lagi.

Hey, bagaimana kabara mu, Putra? Looks happier and do the best with your life and your soulmate.

Lets doing to make own happy. No heart without drama.

Novel Mengulang Rasa belum ending ya :) ( soon Be ending guys)

Drama patah hati



Yeayyy…minggu depan adalah minggu yang paling ditunggu oleh kami, karyawan Salim Grup cabang F. outing kebandung. Pilihan yang tepat untuk keakraban sesama karyawan dan tentu penghilang penat selama dikantor. Intinya karyawan butuh liburan.

Teman-teman minta perhatiannya sebentar, kata Enoy. Dia akan membacakan pembagian bis untuk keberangkatan kebandung besok subuh. Bis ada Angel, Una, Doni, Jowie….Dera, bla.bla…. dan bis 2 ada Sinta, Hera, Putra, dan bla.bla…

Besok masuk bis sesuai dengan yang udah gue baca ya kata enoy menyudah pengumumannya.

Siip, kata kami serempak.

Subuh pun tiba….

Aku sengaja menginap dikantor bersama beberapa rekan kerja lainnya biar santai dan tidak ketinggalan bis nantinya. Setelah mengikuti seluruh aba-aba panitia kami siap berangkat.

Aku duduk sebangku dengan Linda dan Enoy.

Miss, are you sure not be jelous dengan pemandangan kita dibelakang? Tanya linda dengan mimik wajah meng-cengin aku. Tanpa babibu aku menoleh kebelakang. Oh god, bad view!! Batinku barangkali juga terdengar samar untuk orang disebelahku. Bagaimana tidak kukatakan that’s so bad view! Putra dan Diera bemesraan sebangku berpelukan apalagi tentunya NYAMAN. Aku cemburu, sebuah hal yang sangat freak tapi untuk tidak cemburu, munafik banget kalo kenyataannya aku memendam rasa suka. Whatever with gengsi. Ya aku, cemburu. Aku kalah dengan kenyataan. Bodoh.

Sebelumnya gossip kedekatan mereka emang sudah banyak diketauhi rekan kerja ku. Dan berpas-pasan juga pernah dengan ku kalau mereka berdua bersikap mesra. Kemudian dari akun social media Diera sudah fix menunjukkan mereka mempunyai hubungan, pacaran. Tentu bahagia. Tapi aku yang bodoh masih menggenggam teori vibrasi. Kala emosi ku bilang ini taik.. tapi semua belum pada titik pembuktian ini yang membuatku meneruskan merawat rasa.

Aku mulai menjalani drama. Drama patah hati, seolah semesta mendukung dengan menguat pembenaran terhadapku dan pembenaran kepada mereka berdua juga. Adil. Mereka saling menyanyangi dan menikmati.

Suasana bis dingin,jalanan macet dan sisa kantuk subuh membuat kebanyakan kami tertidur hingga tiba ditempat tujuan pertama.

Aku menghibur diri bersama teman-temanku. Karena tujuan perjalanan ini bukan menghidupkan drama patah hati tapi HOLIDAY…yeaaay. Welcome to bandung.

Aku cukup menikmati disela-sela terkadang berpas-pasan dengan mereka berdua mksud ku putra dan diera. Ya, aku taau mereka tidak ada amsalah dengan ku, aku yang bermasalah dengan hati ku. Sebuah bisikan, “cukup sudah merawati yang sia-sia,menyerahlah” tapi disisi lain sebuah kode juga ikut berperan dalam drama patah hati.

Cosplay party pun tiba…

So handsome and shine for him…candu matanya tak membuatku patah hati walaupun ku tau persis mata dia,senyum dia hanya untuk diera mala mini. Untuk ku? Sama sekali bukan. Aku pun tidak mengkhayal. Masing-masing sudah cantik dan menawan dengan kostum cosplay karakter nmasing-masing termasuk aku dengan Sakura Haruki. Acara berjalan dengan meriah, haru, hangat dan kompak. Tak terlupakan.

Setelah itu masingg-masing menuju kamar masing-masing. Aku satu kamar dengan Linda dan Enoy.

Miss, Lind yuk kita cari yang anget-anget dilluar,laper tau. Ajak Enoy. Oke, aku juga laper. Kmi bertiga keluar kamar menuju warung dekat dengan hotel tempat kami menginap tersebut.

Heyy…mau kemana? Sebuah suara menyapa kami, aku langsung menoleh, ya aku tau benar suara itu. Suara Putra,jelas. Tapi dia tidak menoleh sedikit pun kearah ku. Dia bercanda-canda dengan Enoy. Tidak seperti biasanya, dia biasanya bersikap keramah kesiapa pun, apalagi kepada ku. Apa aku terlalu percaya dri karena terbawa perasaan dengan sikap dia selama ini. Atau sikap dia sekarang adalah kebenaran bahwa aku tidak ada hak lagi untuk memendam sebuah rasa dengan nya. Pikiranku kacau seketika. Aku mulai menjadi cenayang mendadak. Menebak-nebak, sebenarnya apa yang terjadi. Mendramatisir sebuah drama patah hati ku. Dan segelas capucino pun cukup menenangkan kegalauanku malam itu. Dan kuharap sampai acara berakhir.

Sampai acara pulang tidak ku lihat sikap dia seperti biasanya, yang ada malah pemandangan seperti amplop dan prangko. Sampai di bis pulang menuju Jakarta kembali.

Jadi, HOLIDAY ku cukup menyenangkan namun suasana hatiku merasakan akibat keberanian merawat rasa suka terhadap seseorang. Patah hati.



Heyy..kehidupan ku semakin normal dari beban-beban antah berantah hidup ini terutama menyesuai kan diri ditempat kerja yang tak terasa sudah enam bulan saja. Kalian juga ingin menanyakan kehidupan percintaanku? Aku masih seperti dulu ya. Tidak ada cinta lama bersemi kembali, tidak ada cinta baru menyambangi. Cukup tenang, tidak terlalu menyedihkan. Karena semua rutinitas dan hobi ku mengalahkan segala kegalauan. Aku benar-benar menikmati kesendirian ini.

Suasana ditempat kerja masih dan semakin nyaman. Hmm..aku sedikit menceritakan tentang seseorang yang mata dan senyumnya candu dari pertemuan ku beberapa bulan yang lalu dan kemudian berkenalan hingga bernyanyi bersama. Dan sekarang kami lebih suka menyapa via bbm. Entah dia yang dulu mengomentari foto profil ku atau aku sebaliknya. Saling berbagi cerita dan tentu saling menyemangati. Jika ada meeting dikantor kami pun, tanpa segan dia menghampiri ku. Caranya bersikap sangat friendly. Kata rekan kerja ku Linda Wong, dulu sebelum ada aku boro-boro mau masuk nyapa aja nggak.

Okay, itu alarm bagus buat ku ..hihihi kepedean ya, tapi gratis toh..heheh

Aku pun bersikap sebagaimana mestinya walaupun terkadang harus menahan blushing dan gelitiakn kupu-kupu diperut hehehe.

SIRENDIPITY


Setelah dua minggu dari meeting bulanan tidak ada yang berubah dari kehidupan pekerjaan Jowie, masih dengan target-target yang harus dicapai, membuat janji sekaligus peresentasi hingga deal dengan klien-klien.
Jowie, makan siang yuk ajak Maureen kepada ku. Nanti aja, sana duluan jawabku sekenanya karena aku sibuk dengan mantengi grup bbm dari divisi ku. Aku tertarik untuk meng-invite Putra setelah perkenalan singkat kemarin kepada grup dimeeting bulan kemarin. Dengan deg-degan aku meng-invite nya. Tak perlu menunggu lama dia meng-konfirm ku. Tapi, cukup sampai dikonfirm tidak ada tindakan selanjutnya dari ku maupun dia.
Kulihat kubikel teman-teman ku sudah sepi sudah pada dikantin belakang semua. Aku tumbennya hari ini gak terlalu lapar dan nafsu makanku lagi buruk. Bukan karena apa-apa tapi tugas menumpuk dimeja ku ini lah yang minta cepat diselesaikan. Tapi aku menyukai pekerjaan ini, aku menyemangati diriku sendiri.
Hey, are you Miss Jowie? Aku langsung mendongak bengong siapa yang ada didepan kubikel ku. Dan suara itu. Aku menelan ludah untuk menghilangkan kegugupanku. Ya, dia berada didepanku. Heyy…putra melambaikan tangannya untuk menyadarkanku dari kebengonganku. Aku mengerjap-ngerjap mencerna pertanyaannya.
Ya, I am Jowie kata ku gugup. Dia tersenyum, dan membalas salamannya.
Salam kenal, Miss Jowie. Gue Putra. Dengan senyum manisnya dan tatapan matanya yang membuat ku seketika mati kutu. Aku membalas memperkenalkan diri, ya I am Jowie, senang berkenalan dengan mu Mr. Putra.
Memang ada apa kesini Tanya ku kepadanya. yang aku tau gak ada meeting disini. Hmm, tadi ada pengarahan terbaru dari manajer untuk grup kami, kata Putra menjelaskan. Ya, para karyawan disini hanya meeting bulanan satu grup untuk pengarahan lain tidak,secara guys dia senior ku disini berbeda cabang saja.
Kebetulan yang tidak pernah terpikirkan kali ini, hilang sesaat sedikit rasa lapar ku tadi. No serendipity in my life maybe, perkenalan singkat yang ku harap berlanjut. Heheh bukan Jowie kalau tidak berkhayal jauh.


Song for you, maybe!

Dreett..bunyi notifikasi pesan bbm masuk punya jowie.
“ Jowie, malam ini jam 19.00 WIB datang ya keacara ulangtahun ku di diva karaoke Salemba”

Pesan masuk dari Maureen, mengundangku untuk datang keacara ulangtahunya yang ke-25 . Maureen merupakan salahsatu teman dekatku dari mulai bekerja diperusahaan Salim Grup ini. Pas test masuk pun bersamaan hingga ditempatkan dicabang yang sama.

“Oke, aku pastikan datang” balasku.
Hari ini aku sedang ada event dari komunitasku , Komunitas Jakarta Membaca masih dengan mengenakan kaos event setelah event selesai Aku langsung menuju Diva Karaoke Salemba.
Hallo, maureen aku sudah tiba ya, diruangan mana? Aku mengirimkan pesan bbm kepadanya. tak berapa lama Maureen muncul ditempat ku menunggu.
Hayoo, Jowie kita dilantai atas kata Maureen mengajakku untuk mengikutinya. Aku pun beranjak mengekor dibelakangnya. Waah, ternyata bukan hanya teman kantor kami saja beberapa kerabat dekatnya juga datang. Ada Linda Wong, Enoy dengan putrinya, Jenifer, Vivian dan lain-lainnya.
Aku memilih duduk didekt Enoy dan Virgin putrinya. Kemudian aku meminjam handphone mureen untuk mengambil beberapa foto.
Treet..treet.. pesan bbm masuk di handphone nya mureen tanpa sengaja aku membukanya.
Putra Lase :“kita sudah didepan ya Maureen tolong jemput.
Aku terkejut dengan siapa yang mengirim pesan bbm tersebut. Berarti Maureen berteman juga dengan dia dan tentu mengundang dia keacara ulangtahunnya ini. Kemudian aku memberitahu Maureen pesan masuk tersebut.
Jowie, tolong jemput mereka dibawah ya, kata Maureen kepada ku. Dia sibuk menata kue dengan beberapa teman yang lain.
Aku mengiyakan untuk menjemput mereka, eh bearti dia tidak sendiri, pikirku. Aku turun lagi kelobi utama.
Dan…ya dia tidak sendiri beberapa rekan kerja kami dari cabang lainnya juga dan sangat akrab dengan dia.
Heyyy…ayo masuk, ajak ku kemereka semua. Mereka mengekor dibelakang ku.
Ssst..tangan ku ditarik dan ada yang menjajarkan langka dengan ku. Aku menoleh, OMG dia, putra maksud ku ya. Aku seketika gugup. Hmm,, kenapa bro? Tanya ku dengan nada mencairkan suasana, sok asik gitu.hehe
Gue kira lo yang ulangtahunnya, dan rame gak sih, kita malu ni kata putra. Oh gak kok, hanya rekan-rekan kerja aja, bukan gue yang ulang tahun tapi Maureen jawabku dan melepas pegangan tangannya. Shit, dia gak tau aja degup jantung ku seperti sehabis lari marathon 5K, lebay sih. Hehe

Pesta pun dimulai hingga tiba di make a wish dan suapan kue kepda orang-orang tersayang. Aku pun mendapat suapan tersebut, thanks Maureen you are my friend so kindly. Tak ketinggalan juga berfoto-foto. Pesta pun tidak hanya potong kue saja tapi kami bebas memilih lagu untuk karokean unjuk suara dong ya. Ada yang duet, omg hamper lupa kalo aku berduet juga dengan dia. Terbawa suasana dtambah lagi terbawa perasaan. Aku duduk disebelah dia, menuangkan dia minuman dan menatanya makanan pesanan kami. Mengambilkannya potongang cake. Dan diseblahnya aku puas menatap manik mata dan memandang senyumnya. Yang tiba-tiba mengingatkan ku kepada dia disana, hey..tuan mata sipit penjelmaanmu mungkin ya ada disini menemani ku. Hati kecilku terkikik masih mengingat dia yang disana. Fix disni aku menceritakan dia, bukan lagi tuan mata sipit seperti sebelumnya.
“ tidak ada yang kebetulan, waktu memang kenyataan”


 
APRIL MOVE. Yups, ku harus move, tepatnya move on dari tumpukan-tumpukan perasaan yang sempat membuatku galau karena gak ada kabar dari seseorang tersebut. Jiaaah…sebenarnya tak perlu ku Tanya lagi seperti (blog) karena sudah kupastikan bulan ini aku harus moving on.

Lets to fell new heart…..
Tentang rasa siapa yang merencanakan, getaran hati siapa yang menabuh. Gak ada yang tau. Disaat kepatahan hati ku kali ini seolah Tuhan menghiburku dengan cara yang manis. Dengan kebetulan-kebetulan yang kuinginkan, dengan suasana-suasana yang mendebar dan menghangatkan dan kesempatan yang begitu membuka pengharapan.

Menyukai seseorang adalah sebuah hal yang tak kita rencanakan. Begitu pula pertemuan awalnya entah itu bertemu dimana dalam keadaan apa dan seperti apa seseorang yang membuat kita menyukainya atau sebaliknya. Aku akui aku adalah salahsatu perempuan yang menyukai laki-laki dari awalan yang tak direncanakan. Tidak seperti, sudah lama kenal, kata orang jawa “witing trisno jalaran soko kulino” gak aku banget ya kalo sampe sekarang. Sebab, belum pernah terjadi begitu hehe.

Okay, move on…tuan mata sipit lembaran tentang mu sudah tutup rapat hingga itu hanya cerita dan bersahabat kembali. Kini, yang pernah ku ceritakan penjelmaan masa lalu. Berat mengatakan masa lalu, tapi kenyataannya aku memberanikan ini menaruh pengharapan untuk menabur benih rasa kemudian berniat merawatinya hingga tumbuh.

Awal perkenalan singkat hanya mengenali mata, suara dan nama. Kemudian memberanikan diri untuk terlibat dalam komunikasi hingga kebetulan-kebetulan yang seoalah memberi kesempatan. Dan disinilah aku memulainya mengelanai matanya walaupun ku lihat sekilas atau pun dari kejauhan menjadi candu buat ku. Tepatnya aku seperti pengagum. Ya, tapi lebih menarik lagi senyumnya “his smile make me up, I’m dunno why”. 

OMG, kali ini aku tak pandai lagi menyimpan perasaan tentang menyukai, bukan karena kuceritakan langsung tapi teman ku menebak-nebak dan aku terpancing. Shit, ini bukan Jowie, keluh ku. Karena ku tau terkadang para lelaki sangat percaya diri atau kasarnya Ge eR, kita yang menyukai terlebih dahulu dibilangnya kita agresif. Oke, aku sendiri ya menanggapi itu adalah laki-laki yang freak atau kuno.what are you thinking like that? Ladies, untuk rasa percaya diri tentang perasaan kita boleh belajar karena perasaan itu bias kita pelajari salahsatu web yang sering aku baca kelascinta.com hihihi. So, kalau sekarang ada laki-laki yang meng-cap aku agresif, so what? Intinya bukan agresif dianya aja yang gak ngerti komunikasi hehehe. Damai deh, iya kali ini aku yang menyukai terlebih dahulu. Sekali lagi isnot freak, okay!!
Jai, teman ku ini mulai sering meng-ceng-cengin dengan dia, seperti ada acara kantor, meeting bertemu dengan dia jadi sebuah keberuntungan. Dan yang namanya hati ketika dipupuk dari suara-suara mereka mulai tu berbunga-bunga padahalnya hanya bertemu tanpa menyapa, melihat dari kejauhan aja senangnya minta ampun. Well, aku masih waras. Kutanya lagi, siapkah aku mengulang rasa?
Menjalani hari-hari seperti biasa tapi keinginan untuk tau banyak tentang dia pun tak terbantahkan. Kehidupan percintaan seorang Putra. Cieee aku mulai kepo, kata teman ku sekarang Miss Jowie kepo sering stalking,hihi. Ya kalau lagi santai dikantor sumpah rasa ingin tau itu tiba-tiba keras mendorong ku untuk stalking. Fix, aku mulai melihat-lihat timelinenya hingga foto-foto kebahagianya bersama perempuannya. Lumpuh. Maksudku, terasa lumpuh hati ku, seperti merasa bodoh menyukai dia ternyata dia sedang menikmati kebahagiannya bersama pujaannya.
Dimana letak kesempatan dengan yang ku bkatakan tidak ada kebetulan dari pertama bertemu dengan ‘mata’nya aku menyukainya. Ah, aku berhak menyukai dan dia berhak menjalani hari-harinya dengan perempuannya. Mereka terjalin sebelum ada aku, aku hanya pendatang yang berani-beraninya menabur benih sendiri.
Setiap dia update foto terbaru dengan perempuanya aku selalu dipanas-panasi oleh teman-teman kantor ku. Oh guys, tega nya sama Miss Jowie ya, gak tau apa untuk menahan rasa ngap saat melihat beribu kebahagian mereka dan aku sebagai penyusup menikmati matanya, terkadang dengan gambarnya atau dari nyata kejauhan pula. Menyedihkan. Besar rasanya ingin menyalahi mata dan hati, tapi ingat kalau tau teori vibrasi dan kurasa ini pembenaran yang tidak salah untuk sebuah perasaanku kepadanya. perasaanku seolah tersambut hanya bukan saat ini. Hanya tentang waktu.
Nah, disini ceritanya miss Jowie ingin berdamai dengan teori vibrasi namun disisi lain ‘aku juga tidak ingin terlihat bodoh’.

Monday is nothing for happy fun. Karena disetiap kubikel menumpuk pekerjaan dan bayangan target mengawang disekitar kepala. Pusing. Akhir bulan. Derita karyawan. Hehe
“Miss, lo tau gak kalau si angeran sipit lo udah putus sama pacarnya gue liat difacebook”? gossip Maureen. Beginilah suasana istirahat dikantor dengan dominan karyawannya perempuan.hehehe. mungkin, pelengkap makan siang biar lebih kenyang. Hihi
Hhmm,, aku gak terlalu menanggapi. “Eh,Miss lo gak seneng dengernya, kan kesempatan dong buat lo”kata dia menyemangati ku lagi. Wow, dia teman yang baik mendukung temannya yang malang dengan perasaannya sendiri, bukan ulah orang lain. Ulahnya sendiri. Berani-beraninya menabur tapi kebingungan untuk mencabut ketika mulai tumbuh benih, walau masih setitik. Hehe keren ya pengandaiannya. Hahaha
Aku pun gak mau bikin Maureen kecewa dengan tanggapanku hanya berdehem tadi. Oh ya? Tanya ku dengan nada antusias. Wah, kesempatan dong lanjutku . iya lah, lo harus berusaha mendekatinya Miss, sarannya kepadaku. Well, kata ku sekenanya saja.

Aih, dengan adanya berita seperti itu rasa kepoku terulang lagi. Iya, dia sudah tidak dengan perempuannya, putus tepatnya. Mulai dari nama bbmnya, statusnya pun agaka-agak galau. Entah apa yang terjadi membuat mereka harus mengakhiri segala kebahagian. Dan itu bukan urusanku. Aku hanya mendoakan saja, semoga kita bahagia selalu teman.
Aku mulai memberanikan diri menyapa via bbm dan sesekali ditanggapi mengobrol. Mungkin dia tipe yang cuek. Ah, kenapa selalu dengan mendapati laki-laki yang cuek? Batinku. Tapi cuek is cool, that my type. Hihi
Tapi disini aku tidak berharap lebih mengulang rasa hanya untuk mengisi cerita hari-hari ku, karena hidup butuh warna. Ku kira tidak ada salahnya. Tidak bertekad juga aku menjadi perempuannya, sekarang aku lebih suka mempelajari rasa dengan kesendirian. Terlihat menyedihkan tapi pilhan dan menyenangkan diri sendiri apa salahnya.
Pertemuan semakin intens, dan aku mengetahui cukup tau tentang dia baik dari timeline maupun langsung darinya.
Oh iya, info-info guys mantannya kata temenku ‘tipe-tipe seperti aku” tapi aku dengan sadar tdiak terbang dengan kata itu. Mungkin sekilas saja, hihi.
Well, seorang aku hanya menunggu kapan waktu mengakhiri perasaanku atau rencana Tuhan lainnya. Misalkan tersambut barangkali, hehehe. Ah tidak, aku tidak seambisius itu masih banyak urusan yang perlu kuselesaikan daripada hati ku. Okay,you are named by Putra, thanks colouring my days with your exist, that’s your eyes and smile.
Beginilah “mengulang rasa”.

  v
 image source : Google
Pov Author
Dengan setelan bebas dan elegan membuat Jowie lebih percaya diri hari ini. Bagaimana tidak senin sampai kamis dia harus terbalut resmi dengan uniform perusahaannya yang setiap hari sudah ditentukan. Hari jumat mereka boleh menggunakan pakaian bebas pantas seperti kemeja, batik, dress kecuali kaos dan jeans. Jowie bekerja disebuah perusahaan internatonal terkenal yang bergerak diranah keuangan.
“Jo, hari ini kita meeting bulanan, lo jatahnya pagi ya”, kata rekan kerjanya enoy dari kubikel sebelah Jowie. Oke, Jowie mengacungkan jempolnya tanda mengerti. 

Rutinitas bulanan dari perusahaan mereka adalah evaluasi kinerja bulanan dan jika pekerjaan tidak memuaskan bersiaplah mendapat wejangan dari sang manager ter..cinta, okeh. Seperti biasa meja bundar sudah siap dikelilingi tim Jowie. Jowie memilih duduk paling ujung dari manager.  Meeting dimulai dengan perkenalan beberapa karyawan baru, masa kerja 4 bulan pun masih kategori baru salahsatunya Jowie sendiri.
Pov Jowie
Perkenalkan nama saya Jowie, kata ku saat memperkenalkan diri di meeting bulanan yang ke dua bagi ku, karena ini bulan keempat aku berada diperusahaan ini. Sebenarnya bebrapa sudah mengenali ku dan ternyatanya lagi ada beberapa yang benar-benar anak baru dan anak lama yang mulai tergabung dengan grup kami untuk meeting bulanan ini.
“Perkenalkan nama saya putra , saya cabang dari Grogol“ perkenalan singkat oleh salah satu karyawan lama yang bergabung digrup kami hari ini. Omg suara yang gak asing bagi ku, aku langsung focus dengan suara tersebut melihat orangnya. Padahal sedari awal aku sok sibuk sendiri mengahadapi boring meeting yang nanti mendapat ceramah panjang dari sang manager.

Aku kaget saat melihatnya, orang yang tidak asing sama sekali bagi ku, suaranya, matanya dan pembawaannya. Ya, tapi ini bukanlah dia yang disana, ini bernama Putra. Ku akui dia sangat mirip dengan laki-laki yang pernah mengisi hari-hariku pada masa silam, masa lalu. Jelasnya mantan terindah, hihi. 

Aku adalah tipe perempuan yang merawat rasa berawal dari first sight dan always by his eyes. Aku duduk bersebrangan dengannya, Putra maksudku. Tempat yang begitu strategis untuk aku memandang manik matanya, manik mata yang selalu membuat ku rindu untuk menatapnya. Seperti candu aku semakin tidak focus mendengar apa yang disampaikan sang manajer kami. 

Tak hanya matanya jadi focus ku tap kembali degup jantung yang tak tahu malu ini berdegup semena-mena. Seolah ada rasa yang harus ku semai lagi dari mata tersebut. Shit, aku seperti orang yang tidak bisa move on dari selera masa lalu. Tapi perkara tipe, masing-masing ada dalam pilihan kita. Ya, your eyes.


Well, ketika mata tersebut jenuh dipandang olehku dengan santainya dia membalas pandanganku cepat-cepat ku menoleh kearah lain dengan geark gerik salah tingkah. Bodoh..umapt ku dalam hati berani-berani dia membalas dan itu tanda setuju untuk ku, bahwa tak ada salah menyemai rasa kepadanya. mungkin, dia tidak berpikir sepertiku atau tidak pula merasakannya tapi senyum dan tatapann matanya canduku untuk membungakan kecerian hari ini, tidak apa sampai meeting selesai.

Meeting pun selesai dengan segala panjang lebar wejangan sang manager untuk kami. Aku bersama rekan-rekan ku Enoy dan Maureen pulang dengan busway. Menjadi salahsatu pengantri busway yang padat untuk hari jumat ini. Weekend ada didepan mata, yeeeay.

Postingan Lama Beranda

About Me

About Me
Hello!  I'm Miss Julie, a personal blogger (but no perfect each my Blog) and now turned into active blogger, based in Jakarta, Indonesia.  This blog is on process of focus my space : Intovert| Public Relation | Financial Planner | Marketer | Farmpreneur | Randomly Writer | Artistry |Traveling | Nutrilite

Popular Posts

  • Turn to a quarter of life : 25 years old
    source image : pinterest Kepada Dia yang memberi kehidupan... Aku selalu bersyukur dengan cara-cara ku berharap Engkau memelukku d...
  • 5 hal yang harus kita ketahui dari Pesantren Al Ittifaq, Bandung
    5 hal yang harus kita ketahui dari Pesantren Al Ittifaq, Bandung : 1. Pesantren Al Iitifaq, Madrasah pesantren ini bukan hanya pesantren...
  • Efek Buah Naga terhadap Urine
      source image : google Guys, aku mau share ni pengalaman urin warna pink soft (kemerah-merahan). Cerita nya gini kemarin  aku mengkon...
  • 7 tips membolang tempat wisata di Bandung ala miaknatak
    7 tips membolang tempat wisata di Bandung ala miaknatak Heyy guys...aku akan bagikan 5 tips membolang tempat wisata di Bandung ya ala...
  • kaleidoskop Miss Julie 2016
    Kaleideskop 2016 "Now is the time of fresh starts This is the season that makes everything new. There is a longstanding rumor th...
  • Miss Julie's kitchen : Rujak Kangkung
    Bukan miss julie kalo tidak mencoba hal-hal baru dalam kehidupan ini guys. Hhmm.. Weekend kali ini enaknya do something apa ya yang menarik?...
  • Semua ada masa (nya) 
    source image : pinterest Haiii...all of happiest person 😂 Bulan Maret aku sibuk nya gak ketulungan,huhu. Hhmm...bukan sok sibuk ya,...
  • miak natak goes to CIWIDEY #DAY1
    02-04 Desember 2016 Welcome To Ciwidey Hey guys...udah pernah denger ya kalo aku punya partner in crime dalam traveling dengan labe...
  • Memaknai Hari Kartini 2016
    21 April 2016 Hari Kartini bukan semata-mata dandan baju kebaya yang ternyata justru untuk para pegawai hanya menjadi ajang berlomba-lomb...
  • go out of Laziness on holiday !!!!
    Halohaaa everybody on happiness... Just one click we are so easy to share anything in social media, but isnot enough we are just one cl...

INSTAGRAM @_missjuliee

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Instagram

Copyright © 2017 Miss Julie Notes. Distributed By Protemplateslab & Created by OddThemes